Translate

Jumat, 07 Februari 2014



Pengertian desain interior




Desain interior adalah Ilmu yang mempelajari perancangan suatu karya seni yang ada di dalam suatu bangunan dan digunakan untuk memecahkan masalah manusia.

Perancangan interior meliputi bidang arsitektur yang melingkupi bagian dalam suatu bangunan.
Contoh : Perancangan interior tetap, bergerak, maupun decoratif yang bersifat sementara




Misalkan pada pekerjaan desain dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu:
1. Perancangan interior tetap
- perancangan desain interior mulai dari merencana denah existing bangunan, lay-out, floor plan, ceiling plan, potongan, aksonometri, detail, perspektif, maket, animasi,dan teknik presentasi lainya
2. Perancangan interior bergerak (moveable)
- perancangan desain interior yang bersifat mikro, misalkan pembuatan desain furniture, desain produk, desain landscape interior, handycraft, dll.
3. Perancangan decoratif
- perancangan yang bersifat menghias, misalkan mendesain hiasan pesta pernikahan, mendesain pesta ulang tahun, dll.

Namun untuk lingkup materi desain interior sangat banyak sehingga tidak dapat dikelompokkan secara khusus. Desain interior adalah ilmu yang melingkupi karya seni, arsitektur, dan proses. Pengerjaan interior dikerjakan dengan detail sesuai permintaan klien.


Apakah desain itu?

1. Finding the right physical components of a physical structure (Alexander, 1963)
· Desain merupakan kegiatan pencarian komponen- komponen yang paling tepat dan sesuai dalam upaya membentuk suatu struktur fisik tertetu.

2. A goal directed problem solving activity (Archer, 1965)
· Merupakan suatu kegiatan pemecahan masalah dengan tujuan tertentu.

3. Decision making, in the face of uncentainly, with high penalties for eror (Asimow, 1962)
· Desain adalah suatu pengambilan keputusan dalam ketidak pastian dengan resiko kerugian berat untuk kesalaha yang diperbuat.

4. Simulating what we want to make (or do) before we make (or do) it as many time as may be necessary to feel cofident in the final result (Booker, 1964)
· Desain merupakan simulasi yang dilakukan berulang kali seperlunya dari apa yang akan dibuat atau dikerjakan sampai mendapat kepastian mengenai perkiraan hasil akhir pada penetapan nantinya.

5. The conditioning factor for those parts of the product which come into contact with people (Farr, 1966)
· Desain merupakan factor yang memberi kondisi pada bagian-bagian dari suatu produk yang akan berhubungan dengan manusia.

6. Engineering design is the use of seientific principles, technical information and imagination in the definition of a mechanical structure, machine or system to perform prespecified functions with the maximum economy and efficiency (Fielden, 1963)
· Engineering desain adalah pemanfaatan prinsip- prinsip ilmiah, iformasi teknis dan imajinasi dalam definisi suatu struktur mekanis, mesin atau sistem yang menunjukkan fungsi-fungsi spesifik yang telah direncanakan sebelumnya dengan pertimbangan ekonomi dan efisiensi yang maksimal.

7. Relating product with situation to give satisfaction (Gregory, 1966)
· Desain adalah suatu bentuk usaha yang membentuk hubungan antara suatu produk dengan situasi yang menimbulkan kepuasan pada pemakainya.

8. The performing of a very complicated act of faith (Jones, 1966)
· Desain merupakan suatu tindakan rumit yang didasarkan pada keyakian.

9. The optimum solution to the sum of the true needs of a particular set of circumstances (Matchett, 1968)
· Desain merupakan penyelesaian optimal terhadap tuntutan kebutuhan- kebutuhan yang sebenarnya masih dalam suatu kesatuan keadaan tertentu.

10. The imaginative jump from present facts to future possibilities (Page, 1966)
· Desain merupakan lompatan imajinasi dari fakta pada masa sekarang menuju kemungkinan-kemungkinan di masa depan.

11. A creative actifity it involves bringing into being something new and useful that has not existed previously (Reswick, 1965)
· Desain merupakan suatu aktifitas yang kreatif, dan ini merupakan penyebab terjadinya suatu hal baru dan berguna yang sebelumnya belum pernah ada.

Sejarah, Pengertian dan 7 Prinsip Desain Interior

Tampaknya saya akan mulai rajin ngeposting sesuatu yang berhubungan dengan interior sehubungan dengan tugas yang diperkirakan akan memakan waktu cukup lama dan berhubungan dengan Interior. Meskipun bukan berasal dari jurusan Desain Interior, tapi saya sangat tertarik dengan tugas ini, dan semoga tetap tertarik sampai akhirnya tugas ini selesai. Amiin.
Jadi, apa yang harus saya lakukan demi tugas ini?

 Kenal Interior!!
Yap! Tak kenal maka tak sayang…So, let’s take a look apa info yang bisa diperoleh di postingan ini, mungkin ga akan selengkap kalau baca langsung dari buku-buku literatur interior, tapi mudah-mudahan dapat sedikit menggambarkan :D

 Sejarah dan Pengertian Desain Interior
Tidak diketahui secara pasti darimana sejarah desain interior dimulai. Akan tetapi dengan begitu banyaknya ditemukan bukti-bukti besar yang menunjukkan keberadaan dari penerapan ilmu desain interior di sepanjang sejarah peradaban manusia, maka sejarah desain interior dapat dilacak keberadaannya. Artefak-artefak yang ditemukan merupakan gambaran riil dari peradaban saat itu. Dari sini terlihat bahwa setiap kebudayaan memiliki pola perkembangan yang masing-masing berbeda. Setiap peradaban mengembangkan seni arsitektur, gaya furnitur dan asesoris ruang berdasarkan ketersediaan bahan di wilayah geografis masing-masing atau didapatkan dari perdagangan dan tersedianya tenaga kerja yang murah (Dwi Retno Sri Ambarwati, S.Sn). Bahkan menurut saya sejarah interior sudah dimulai sejak manusia menggambar pada dinding goa untuk memperindah tempat tinggalnya, betul tidak?
Pengertian desain interior dikemukakan oleh D.K. Ching (2002:46) sebagai berikut:
Interior design is the planning, layout and design of the interior space
within buildings. These physical settings satisfy our basic need for
shelter and protection, they set the stage for and influence the shape of
our activities, they nurture our aspirations and express the ideas which
accompany our action, they affect our outlook, mood and personality.The
purpose of interior design , therefore, is the functional improvement,
aesthetic enrichment, and psychological enhancement of interior space.

7 Prinsip Desain Interior

1.Unity and Harmony
Yaitu suatu ruangan dianggap sebagai suatu kesatuan dimana semua elemen yang ada saling melengkapi dan berkesinambungan satu dengan yang lainnya sehingga menghasislkan komposisi yang seimbang.

2.Keseimbangan (Balance)
 Sesuai dengan judulnya, Keseimbangan berarti tidak “berat” sebelah. Tidak terlalu condong ke sisi sebelah kanan atau kiri atau atas dsb. Aksen pun harus memiliki keseimbangan dengan lingkungan sekitarnya.
Style keseimbangan terbagi 3 yaitu: simetris, asimetris, dan radial

Keseimbangan Simetris:
Keseimbangan simetris terjadi apabila berat visual dari elemen-elemen desain terbagi secara merata baik dari segi horizontal maupun vertikal. Gaya ini mengandalkan keseimbangan berupa dua elemen yang mirip dari dua sisi yang berbeda. Kondisi pada keseimbangan simetris adalah gaya umum yang sering digunakan untuk mencapai suatu keseimbangan dalam desain. Meskipun mudah untuk diterapkan, keseimbangan simetris sulit untuk membangkitkan emosi dari pembaca visual karena terkesan “terlalu direncanakan”. Kesimbangan simetris juga biasa disebut dengan keseimbangan formal.


Keseimbangan Asimetris: 
Keseimbangan asimetris terjadi ketika berat visual dari elemen desain tidak merata di poros tengah halaman. Gaya ini mengandalkan permainan visual seperti skala, kontras, warna untuk mencapai keseimbangan dengan tidak beraturan. Seringkali kita melihat sebuah desain dengan gambar yang begitu besar diimbangi dengan teks yang kecil namun terlihat seimbang karena permainan kontras, warna, dsb. Keseimbangan asimetris lebih mungkin untuk menggugah emosi pembaca visual karena ketegangan visual dan yang dihasilkannya. Ketegangan asimetris juga biasa disebut dengan keseimbangan informal.


Keseimbangan Radial:
Adalah ketika semua element desain tersusun dan berpusat di tengah. Misalnya: Tangga berbentuk spiral. 

3. Focal Point

Focal Point disini maksudnya adalah aksen yang menjadi daya tarik ruangan. Bisa satu atau lebih, tapi jangan semua. Misalnya Focal Point pada ruangan adalah jendela besar yang ada di ruangan, perapian atau bisa juga lukisan.

4. Ritme
Dalam desain interior, ritme adalah semua pola pengulangan tentang visual. Ritme didefinisikan sebagai kontinuitas atau pergerakan terorganisir. Bingung? Mungkin gambar-gambar di bawah dapat membantu :) 

Perhatikan, efek visual yang diberikan wallpaper memberikan nuansa yang berbeda.


5. Details
Yang namanya detail disini kalau dijabarkan bisa panjang banget. Mulai dari pemilihan sakelar, tata cahaya, letak pot bunga dlsb. Detail biasanya  tidak jelas tetapi mereka harus benar sehingga meningkatkan nuansa keseluruhan ruangan.

6. Skala dan Proporsi
Kedua prinsip desain yang berjalan beriringan, karena keduanya berhubungan dengan ukuran dan bentuk. Sebenarnya masih berhubungan dengan konsep keseimbangan dan aksen yang telah dipaparkan sebelumnya saya rasa, namun kali ini lebih kepada ukuran. Misalnya ukuran kursi tamu dan meja tamu yang seimbang. Apabila mejanya terlalu tinggi, maka pengguna kursi akan merasa tidak terlalu nyaman dengan desain meja tersebut. Kira-kira seperti itulah….

7. Warna
Yang ini sih ga usah diragukan lagi memegang peranan penting dalam menghasilkan nuansa dan mood suatu ruangan.

Modern interior of a hall
d13564c2a7a0e5c9f09bccaa61f9bd7d
67aca88e94f541ca20938b311d36a9c9
yellow room


Sabtu, 25 Januari 2014

Mendesain Rumah Sederhana dengan Google SketchUp

 

           posting tentang mendesain rumah sendiri dengan Google Sketchup yang saya buat beberapa bulan kebelakang, ternyata termasuk posting yang paling sering diakses oleh pengunjung. 

          Maka, saya posting lagi tentang membuat desain rumah dengan Google Sketchup. Tulisan kali ini berisi cara membuat rumah sederhana dengan Google SketchUp. Hanya dasar-dasar saja, tapi cukup mewakili, dari awal sampai jadi beberntuk rumah RSSSSSS (Rumah sungguh sangat sederhaha sekali -tapi bukan- sisi selokan). Konsep dasar yang bisa  Anda praktekan langsung. Untuk membuat desain yang lebih kompleks, silahkan keluarkan kretivitas Anda. 

Pasting ini berisi sekitar 50 gambar. Jika Anda penasaran… lanjutkan!

kunci dasarnya: buat bentuk, tarik dan dorong, beri warna dan efek, selesai.

Mari kita mulai!

http://arhsa.files.wordpress.com/2013/06/1.png

       Tampilan (interface) Google Sketchup. sangat sederhana dan minimalis. Tapi, kemampuannya bisa diandalkan, tergantung kreativitas Anda.

http://arhsa.files.wordpress.com/2013/06/0b.png

Alat-alat (tools) utama untuk membuat desain.

 http://arhsa.files.wordpress.com/2013/06/3.png

            Buat desain dasar sesuai selera Anda. Saya akan membuat desain rumah persegi panjang (memanjang dari depan ke belakang. Maka, saya membuat empat persegi panjang menggunakan Rectangle. Caranya mudah, clik Rectangle (disamping gambar pensil).

         Klik di pertemuan sudut didepan gambar wanita yang sedang berdiri, ratik ke belakang dan kesamping, nanti di bagian Measurements akan beruban menjadi Dimension (sebelah kanan bawah) akan ada ukuran sekian meter x sekian meter. Jika ukuran yang diinginkan sudah pas, silahkan berhenti dan klik. Anda akan mendapat satu bentuk persegi panjang berwarna abu-abu.

            Untuk mendapat bentuk bundar, silahkan gunakan Circle (gambar lingkaran). Untuk segi tiga dan sembarang, silahkan gunakan Line (gambar pensil).
 http://arhsa.files.wordpress.com/2013/06/4.png

Untuk membuat bentuk 3D, silahkan klik icon Push/Pull (gambar kubus dengan panah merah keatas).  klik dan tahan (drag and drop) kemudian tarik keatas. Pada kolom Measurements akan berubah menjadi Distance, silahkan berhenti pada ketinggian yang Anda inginkan. Saya berhenti pada tinggi 3.5 M, sesuai untuk tinggi rumah di pedesaan. 

Sampai disini, Anda sudah berhasil membuat satu bentuk gambar tiga dimensi (3D). Sangat mudah, bukan?! Hanya menarik satu kali saja.
 http://arhsa.files.wordpress.com/2013/06/6.png

Untuk membuktikan gambar 3D, silahkan klik icon Orbit (mirip logo telkomsel, disamping gambar tangan). silahkan klik area mana saja, tahan dan putar ke kiri, kanan, atas atau bawah. Anda bisa melihat semua sisi gambar 3D yang telah Anda buat.

Icon/tool Orbit ini berguna untuk memutar gambar saat Anda ingin membuat perubahan/desain pada sisi lain. Contoh: saya akan membuat atap, maka sialhkan putar gambar seperti tadi, posisikan bagian atas menghadap ke arah kita (bisa kelihatan dengan jelas (lihat gambar dibawah!). Istilahnya: eye bird view (dilihat dari atas/sudut pandang burung). Lihat gambar dibawah!
 http://arhsa.files.wordpress.com/2013/06/8.png

Untuk membuat atap, klik Line (gambar pensil), arahkan pada bagian tengah di garis depan (akan muncul titik biru dengan tulisan Midpoint). Kik dan arahkan ke garis belakang, klik dibagian midpoint seperti pada garis depan. Anda akan memiliki satu garis tepat ditengah-tengah seperti gambar diatas.

Kik icon Move (gambar anak panah bersilang berwarna merah, arahkan saja mouse Anda ke icon-icon nanti akan muncul namanya), tahan dan tarik keatas. Measurement akan berubah menjadi Length, silahkan berhenti pada ketinggian atap yang Anda inginkan.
 http://arhsa.files.wordpress.com/2013/06/10.png

Ini hasilnya. Ternyata membuat atap sangat gampang. Hanya menarik satu kali saja. Yang harus Anda perhatikan adalah, saat menarik atap keatas usahakan agar tetap lurus simetris dan tidak miring. Tidak usah khawatir, Anda geser saja ke kiri ke kanan dan ketengah, saat muncul tulisan On Blue Axis, berarti atap anda tidak miring.
 http://arhsa.files.wordpress.com/2013/06/12.png

Atap biasanya menjorok keluar. Silahkan tambahkan garis menggunakan Line. Saya buat garis horizontal (lurus kesamping) untuk atap dan garis vertikal (lurus keatas) untuk mendorong dinding agar agak ke belakang sebelah.

http://arhsa.files.wordpress.com/2013/06/14.png
Untuk membuat atap menjorok, klik dinding sebelah kiri, gunakan icon Push/Pull untuk mendorong didnding tersebut. Lakukan hal yang sama untuk membuat atap sebelah kanan (lihat gambar diatas!).

http://arhsa.files.wordpress.com/2013/06/15.png
Sekarang, dorong dinding (kiri) sebelah depan biar agak menjorok kebelakang sekitar dua meter.

http://arhsa.files.wordpress.com/2013/06/17.png
Dorong dinding (kanan) sebelah depan biar agak menjorok kebelakang sekitar satu meter.  Apa gunanya? untuk membuat atap depan yang menjorok  keluar.

http://arhsa.files.wordpress.com/2013/06/19.png 
Buat garis bantu agar posisi atap yang akan menjorok memiliki ukuran simetris. Hapus garis bantu yang tidak digunakan dengan Eraser (icon dengan gambar penghapus).

http://arhsa.files.wordpress.com/2013/06/21.png 
Dorong atap sebelah bawah menggunakan Push/Pull. Agar rata dengan didning depan, saat mendorong arahkan kursor mouse ke dinding bawah, nanti akan ada garis berwarna biru, silahkan lepaskan.

http://arhsa.files.wordpress.com/2013/06/22.png 
Inilah hasilnya. Anda bisa menggunakan teknik berbeda. Ini hanya teori dasar saja.

http://arhsa.files.wordpress.com/2013/06/23.png 
Tampak depan (front view). Silahkan putar menggunakan Orbit.

http://arhsa.files.wordpress.com/2013/06/24.png 
Untuk membuat jendela dan pintu, silahkan buat pola garis sesuai keinginan Anda. gunakan Line atau Rectangle. atur ukurannya dengan melihat kolom Measurement. (front view)

http://arhsa.files.wordpress.com/2013/06/25.png 
Tampak samping (side view).

http://arhsa.files.wordpress.com/2013/06/26.png 
Untuk membuat efek, Anda bisa menggunakan icon Offset disamping icon Orbit. Klik icon offset kemudian klik pada bagian yang ingin ditambahi efek, disini saya klik salah satu jendela. tahan dan tarik keluar atau kedalam. Akan muncuk bentuk serupa didalam bentuk aslinya, silahkan geser-geser sampai pas lalu lepaskan. Lihat gambar diatas!

Apa gunanya? 1. Anda biasa menarik bingkai keluar seperti kayu jendela/pintu yang menonjol. 2. Atau mendorong kaca jendela ke dalam. 3. Memberi warna atau material yang berbeda antara kusen kayu dengan kaca jendela, antara kusen pintu dengan daun pintu, antara kusen ventilasi dengan lubang ventilasi, dll.

http://arhsa.files.wordpress.com/2013/06/27.png 
Katakanlah semuanya sudah jadi.

 http://arhsa.files.wordpress.com/2013/06/32.png

 Kusen jendela ditarik sedikit keluar. Kaca jendela didorong sedikit kedalam. Pintu diberi bentuk-bentuk seperti persegi dan lingkaran, setelah itu sebagian ditarik dan sebagian didorong. Hasilnya cukup mirip dengan kusen asli.

http://arhsa.files.wordpress.com/2013/06/41.png

Untuk memberi warna atau material, cari di Menu Bar: klik Windows-Material. Akan tampil jendela diatas. Anda bisa memilih warna atau material. silahkan klik segitiga kecil berwarna hitam disamping tulisan Wood, akan muncul pilihan material. Wood; untuk kayu, Roof: untuk atap/genteng, Stoone: untuk lantai atau dinding batu, dst.

http://arhsa.files.wordpress.com/2013/06/42.png
Untuk memberi warna atau material, silahkan klik warna atau material yang diinginkan, kemudian klik bagian yang ingin diberi warna. seperti gambar diatas.


43 
Kaca jendela bisa diberi efek kaca transfaran. cari material Translucent, pilih salah satunya. Lihat! gambar kaca diatas sudah transfaran, sudut ruangan bagian dalam bisa terlihat dari luar.

http://arhsa.files.wordpress.com/2013/06/44.png 
Silahkan warnai bagian lainya. Seperti gambar ini.

http://arhsa.files.wordpress.com/2013/06/46.png 
Atau yang sederhanatapi elegan seperti gambar ini. Untuk bagian samping dan belakang, jika ingin ditambahi jendela dan pintu, silahkan lakukan seperti cara tadi. Ini bukan cara satu-satunya, hanya cara dasar, Anda bisa menggunakan kreatifitas Anda sebebas mungkin.

http://arhsa.files.wordpress.com/2013/06/48.png 
Jika sudah selesai, bisa Anda simpan berupa file .JPG. Caranya: Klik File-Export-2D graphic. Beri nama dan tentukan tempat untuk menyimpannya.

http://arhsa.files.wordpress.com/2013/06/50.png 
Desain RSSSSSS (Rumah Sungguh Sangat Sederhana Sekali -tapi bukan- Sisi Selokan) telah selesai. Gampang, bukan?! Silahkan berkreasi. Saya hanya memberi cara dan contoh sederhana. Jika Anda mau dan kreatif, Anda bisa membuat desain Stadion, Istana, Mesjid, komplek Pesantren, Gedung pnecakar langit, dan desain-desain kompleks lainnya.

Dalam tutorial sederhana ini, belum ada cara membuat atap bundar seperti kubah mesjid (arch) atau atap setengah bunda seperti kanopi didepan rumah, atau rumah kaca untuk kebun bunga. belum ada Pilar, kolam (tub), dll.

Silahkan berkreasi!